American gambling_Football Handicap Knowledge_Live Baccarat Platform

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Permainan judi online

Dunia hiburan tanah air kembali beBodog Sports Account Websiterduka. Hari iBodog Sports AccouBodog Sports Account Websitent Websiteni salah seorang sosok yang populer di tengah-tengah masyarakat beberapa belas tahun silam, tutup usia. Jika kamu termasuk salah satu penggemar tayangan televisi di tahun 2000-an, kamu pasti mengenal ikonik yang satu ini. Apalagi jargon yang ia lontarkan di setiap akhir acara.

10 tahun menemani masyarakat tentu saja bukan waktu yang sebentar. Hampir setiap hari kita melihat sosok Bang Napi di akhir program berita kriminal tersebut. Dengan topeng setengah muka khasnya, Bang Napi selalu mengomentari isu-isu kriminal terhangat. Ia juga menyampaikan opininya dari balik jeruji besi. Dan hal yang paling nggak terlupakan dari sosok Bang Napi adalah slogan atau jargonnya di akhir program, “Kejahatan terjadi bukan karena hanya niat pelakunya, tetapi juga karena ada kesempatan. Waspadalah, waspadalah!”. Bahkan jargon tersebut hingga saat ini masih diingat dan dihafal oleh penonton setia layar kaca tahun 2001-2011.

Jargon ‘waspadalah, waspadalah!’ pasti selalu terngiang di benakmu, bahkan ketika nggak nonton acara yang digawangi oleh Bang Napi ini. Ya, Bang Napi hari ini dikabarkan meninggal pagi tadi. Sebuah kepergian yang meninggalkan pesan mendalam bagi kita yang kerap menyaksikannya di layar kaca.

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

Selamat jalan, Bang Napi. Semoga amal ibadahmu diterima oleh Yang Maha Kuasa. Terima kasih atas pesanmu yang selalu dikenang oleh masyarakat, kalau kejahatan terjadi bukan hanya karena niat pelakunya, tapi juga karena ada kesempatan. Waspadalah, waspadalah!

Kabar berpulangnya Bang Napi ini, juga disampaikan oleh mantan presenter senior RCTI, Aiman Witjacsono, yang juga sama-sama pernah menjadi bagian dari stasiun televisi swasta tersebut. Melalui akun Twitternya, Aiman menyampaikan kabar duka tersebut dan ikut berbelasungkawa atas berpulangnya salah satu sosok paling ikonik di era 2001-2011 ini.

Penulis

Kabar duka berasal dari salah satu sosok paling ikonik di masa 2000-an, Arie Hendrosaputro atau lebih dikenal dengan Bang Napi. Sosok yang muncul di salah satu program berita kriminal, tutup usia hari ini (3 Oktober) sekitar pukul 10.40 pagi tadi. Beliau meninggal di Rumah Sakit Puri Cinere, Depok. Dan saat ini tengah disemayamkan di rumah duka yang juga berada di kawasan Cinere, Jakarta Selatan. Belum diketahui penyebab meninggalnya bang Napi ini. Namun menurut salah satu keluarga, Lubba Rosita, dilansir dari laman viva.co.id, almarhum memang memiliki riwayat diabetes. Namun belum bisa dipastikan apakah itu penyebab beliau tutup usia.