Benarkah Cuka Bisa Memba「Football betting terms」smi Kuman? Ini Jawabannya

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Permainan judi online

DFootball betting termsapatkan Football bFootball betting termsetting termsinformasi, inspirasi dan insigFootball betting termsht di email kamu.

Daftarkan email

"Anda harus membersihkan permukaannya terlebih dahulu dan itu biasanya cukup. Kemudian Anda harus bertanya pada diri sendiri apakah Anda perlu melakukan disinfektan sama sekali," jelas dia.

Baca juga: Cara Membersihkan Noda di Kasur, Bisa Pakai Cuka dan Sabun Cuci Piring

Selain itu, cuka juga disebut mampu membersihkan kuman pada berbagai permukaan di rumah. Namun demikian, apakah benar cuka mampu membasmi kuman?

Baca juga: Manfaat Cuka Apel, Bersihkan Karpet hingga Saluran Air Tersumbat

Dilansir dari Better Homes & Gardens Australia, Jumat (12/3/2021), jawabannya adalah ya.

Sementara itu, penelitian di Amerika Serikat menemukan bahwa cuka menghancurkan sejumlah patogen rumah tangga, termasuk virus flu serta Mycobacterium tuberculosis, bakteri yang menyebabkan tuberkulosis.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bukan rahasia lagi bahwa cuka tidak hanya merupakan bahan penyedap makanan, namun juga adalah pembersih serbaguna yang sederhana dan terjangkau. Banyak tips dan trik membersihkan rumah melibatkan cuka sebagai pembersihnya.

Collignon menyebut, cara terbaik menggunakan cuka untuk membasmi kuman di rumah adalah sealami mungkin. Ia menyarankan bahwa air sabun panas biasanya berhasil.

Meski demikian, perlu diingat, betapapun ajaibnya cuka, cuka ada batasnya. Untuk membersihkan benda-benda tertentu seperti setrika, layar ponsel, atau meja marmer, sebaiknya hindari cuka.

"Jadi fakta bahwa (cuka) bekerja melawan mereka berarti sebagian besar bakteri lain kemungkinan besar juga akan terbunuh oleh cuka," ujar Collignon.

ABC Online melaporkan bahwa cuka mengandung sekitar 5 persen asam asetat, yang membunuh bakteri dan virus dengan secara kimiawi mengubah protein dan lemak yang menyusun kejahatan ini dan menghancurkan struktur selnya.

Profesor Peter Collignon, seorang dokter penyakit menular di Australia National University (ANU) mengatakan kepada ABC Online, bahwa tuberkulosis adalah bakteri yang sulit dibunuh.