betvicor_Live Baccarat official website_Yabo official website

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Permainan judi online

betvictor Chinbetvictor Chinaaprosesi ini dilanjbetvictor Chinautkan dengan Macceko atau A’bubu yaitu pencukuran rambut halus di daerah dahi yang dilakukan oleh Anrong Bunting, sang penata rias. Hal ini bertujuan supaya hiasan hitam pada dahi mempelai wanita dapat melekat dengan baik. Kemudian, ada Appankanre bunting yaitu suap-suapan kepada calon mempelai dan dilakukan oleh orang tuanya. Ini menandakan bahwa tanggungjawab orang tua kepada anak udah berakhir dan dialihkan ke sicalon mempelai pria.

Indonesia terkenal dengan keberagaman masyarakatnya. Salah satu keberagamannya terletak pada adat istiadat karena luasnya wilayah yang membentang dari sabang hingga Merauke. Agar selalu terjaga keaslian dan kelestariannya, adat istiadat setiap daerah senantiasa dipraktikan secara langsung oleh masyarakat lho. Nggak heran kalau lagi ada upacara adat, kemeriahan di suatu daerah pasti bisa berlangsung seharian, bahkan berhari-hari.

Puncak dari pergelaran pesta pernikahan yaitu adanya akad nikah. Prosesi tahap ini yaitu calon mempelai pria diantar ke rumah calon mempelai wanita. Namun, tahap ini sering dilakukan bersamaan pemberian seserahan atau appanai leko lompo. Untuk pembawa appanai leo lompo ini berbarengan juga dengan kedatangan rombongan calon memperlai pria bersama keluarga dan undangan.

Tata cara kegiatan siraman versi Bugis ini terdiri dari appasili bunting, a’bubu, dan appakanre bunting. Tujuan dari diadakannya prosesi siraman Bugis yaitu untuk membersihkan diri lahir dan batin, sehingga ketika memulai berumah tangga nanti kedua mempelai mendapat perlindungan dari Tuhan dan terhindar dari bahaya.

Pernikahan dalam suku Bugis yang dikenal dengan nama “Mappabotting” ini memiliki keunikan tersendiri dibandingkan pesta pernikahan biasanya lho. Mau tahu seperti apa keunikan pesta dua keluarga besar suku Bugis ini? Simak ulasan Hipwee berikut ini yuk!

Kalau di Jawa ada prosesi siraman, di Bugis ada Appasili Bunting (Cemme Mapepassing)

Puncak acara pernikahan, akad nikah nan syahdu yang dikenal dengan Assimorong atau Menere’kawing

Menentukan waktu pernikahan dilakukan setelah tahap massuro. Pada patenre ada ini nggak hanya waktu pernikahan aja yang dibicarakan, tapi juga seberapa besarnya mas kawin dan uang belanja. Besarnya kedua hal ini disesuaikan dengan strata sosial pihak perempuan dan sanggup atau tidaknya pihak keluarga laki-laki.

Setelah tahap penyelidikan, dilanjutkan tahap A’suro/Massuro

Setelah mengetahui beberapa keunikan pesta pernikahan ala suku Bugis ini, gimana pendapatmu? Cukup menarik bukan? Nggak ada salahnya untuk kembali melestarikan adat istiadat Indonesia lho, apalagi kalau adatnya berasal dari daerahmu. Yang bangga nggak cuma kamu, tapi juga keluarga besar dan kerabat lainnya. Oiya, sudah cukup lengkap belum ya tahapan-tahapan yang Hipwee coba rangkum? Silahkan share ya di kolom komentar!